System Dynamics adalah metode pemodelan
dengan simulasi komputer, dikembangkan
di MIT pada tahun 1950an sebagai suatu
alat yang digunakan oleh para manager
untuk menganalisis permasalahan yang
kompleks.
Di Amerika, para penggunanya terutama
adalah para manager, meskipun sekarang
sudah meluas di kalangan akademisi. Dari
mahasiswa sampai profesor menggunakannya
untuk memodelkan sistem dari berbagai
disiplin, mulai dari sejarah, sastra,
sampai biologi, fisika, dan ekonomi
(Jennifer M. Cover, 1996).
Sesuai dengan namanya, metode ini erat
berhubungan dengan pertanyaan-pertanyaan
tentang tendensi-tendensi dinamik
sistem-sistem yang kompleks, yaitu
pola-pola tingkah laku yang dibangkitkan
oleh sistem itu dengan bertambahnya
waktu. Penggunaan metodologi
system dynamics
lebih ditekankan kepada tujuan-tujuan
peningkatan pemahaman kita tentang
bagaimana tingkah laku muncul dari
struktur kebijaksanaan dalam sistem itu.
Pemahaman ini sangat penting dalam
perancangan kebijaksanaan yang efektif.
Proses pembuatan keputusan menyangkut
fenomena-fenomena yang dinamis. Suatu
fenomena dinamis dimunculkan oleh adanya
struktur fisik dan struktur pembuatan
keputusan yang saling berinteraksi.
Struktur fisik dibentuk oleh akumulasi (stok)
dan jaringan aliran orang, barang,
energi, dan bahan. Sedangkan struktur
pembuatan keputusan dibentuk oleh
akumulasi (stok) dan jaringan aliran
informasi yang digunakan oleh
aktor-aktor (manusia) dalam sistem yang
menggambarkan kaidah-kaidah proses
pembuatan keputusannya.
Asumsi utama dalam paradigma
system dynamics
adalah bahwa struktur fenomena di atas
merupakan suatu kumpulan (assembly)
dari struktur-struktur kausal yang
melingkar dan tertutup (causal loop
structure). Keberadaan struktur ini
sebagai suatu konsekuensi logis dari
adanya kendala-kendala fisik dan
tujuan-tujuan sosial, penghargaan (pujian)
dan tekanan yang menyebabkan manusia
bertingkah laku dan membangkitkan secara
kumulatif tendensi-tendensi dinamik yang
dominan dari sistem secara keseluruhan.
Beberapa contoh aplikasinya antara lain
di bidang-bidang bisnis, keuangan,
ekonomi, industri, pemerintahan, energi,
pendidikan, medis (kesehatan), dan
lingkungan hidup.