|
Sony Yuliar, PhD. |
|
S1 Teknik Fisika-ITB |
|
S3
Systems Engineering- Research School of Information Sciences
& Engineering ANU (AUS) |
|
Lingkup Keahlian dan Minat Dosen |
-
Rekayasa Kesisteman (Systems Engineering):
Estimasi dan kontrol non-linier, Penyaringan dan
rekonsiliasi data Industrial.
-
Studi-studi lintas-disiplin terhadap teknologi;
kebijakan teknologi
|
·
Buku Panduan Kuliah
-
W. Bijker and J. Law (Eds.) Shaping Technology, Building
Society: Studies in Sociotechnical Change, MIT Press,
1994.
-
Bruno Latour, Science in action: how to follow scientists
and engineers through society, Harvard University Press,
Cambridge, 1987.
-
Carl Mitcham, Thinking Through Technology,
University of Chicago Press, 1994.
-
Ruth Wallace, Contemporary Sociological Theory,
Prentice-Hall, 1980.
·
Buku Pendukung
1.
Akrich, Medeleine. 1992. ‘The De-scription of Technical Objects’,
dalam Wiebe E. Bijker dan John Law (eds). Shaping Technology
Building Society: Studies in Sociotechnical Change. MIT Press.
Cambridge, Massachusetts, London England.
2.
Alroe, Fjelsted Alroe dan Kristensen, Erik Steen.
2002. ‘Towards a Systemic Research Methodology in Agriculture:
Rethinking the Role of Values in Science’. Agriculture and Human
Values, 19: 2-23. Preprint.
3.
Bijker, Wiebe et.al (eds). 1990.
The Social Construction of Technological Systems: New Direction in
The Sociology and History of Technology.
The MIT Press. Cambridge Massachusetts, London England.
4.
Callon, Michel. 1995. ‘Technological Conception and Adoption
Network: Lessons for the CTA Practitioner’, dalam Arie Rip et.al
(ed), Managing Technology in Society: the Approach of
Constructive Technology Assessment. Pinter Publisher. London dan
New York.
5.
Callon, Michel. 1998a. ‘Actor Network Theory – The Market Test’,
dalam John Law dan
John
Hassard (eds), Actor Network Theory and After. Blackwell.
Oxford. England
6.
Gjon, Heidi dan Hard, Mikail.
2002. Cultural Politics in Action:
Developing User’s Script in Relation to the Electric Vehicle.
Science Technology and Human Values, 27 (2) pp 262-281.
7.
Latour, Bruno. 1987. Science in Action: How to Follow Scientiss
and Engineers through Society. Harvard University
Press.Cambridge Massachusetts.
8.
Latour, Bruno. 1992. ‘Where are the Missing Masses? The Sociology of
a Few Mundane Artifacts’, dalam Wiebe E. Bijker dan John Law (eds).
Shaping Technology Building Society: Studies in Sociotechnical
Change. MIT Press. Cambridge, Massachusetts, London England.
9.
Law, John. 1992. Notes on the Theory of the Actor Network:
Ordering, Strategy and Heterogenity. Center for Science Studies,
Lancaster University. Lancaster (http://www.comp.lancs.ac.uk/sociology/papers/law-notes.pdf,
diakses tanggal 24 Nopember 2004).
10.
Law, John dan Bijker, Wiebe E. 1992. ‘Postscript: Technology,
Stability, and Social Theory’, dalam Wiebe E. Bijker dan John Law
(eds). Shaping Technology Building Society: Studies in
Sociotechnical Change. MIT Press. Cambridge, Massachusetts,
London England.
11.
Law, John dan Callon, Michel. 1992. ‘The Life and Death of an
Aircraft: A Network Analysis of Technocal Change’, dalam Wiebe E.
Bijker dan John Law (ed). Shaping Technology Building Society:
Studies in Sociotechnical Change. MIT Press. Cambridge,
Massachusetts, London England.
15.
Rip, Arie, 2003, Technological Innovation in Context.
Background Text For a Key-Note Speaker at The Meeting of the
Lowlands Innovation Research Network, Louvan 14 January 2003 (users.fmg.uva.nl/lleydesdorff/sts/April03/innovation.pdf,
diakses tanggal 16Pebruari 2005)
16.
Sorensen, Knut H. Learning Technology, Constructing Culture:
Socio-technical Change as Social Learning. Center for Technology
and Society, Norwegian University of Science and Technology (www.rcss.ed.ac.uk/
SLIM/public/ phase1/knut.html, diakses tanggal 15 April 2005).
18.
Vos, Timothy. 2000. Visions of the Middle Landscape: Organic Farming
and the Politics of Nature. Agriculture and Human Values 17:
245-256. (http://www2.ucsc.edu/cgirs/research/environment/afsrg/publications/Vos2002.pdf,
diakses tanggal 29 April 2005)
19.
Yuliar, S., et al. 2005. Difusi Teknologi sebagai Proses Ko-Evolusi.
Jurnal Dinamika Masyarakat.
·
Catatan kuliah
“Ko-evolusi teknologi dan masyarakat: teori, praksis, dan konteks
pembangunan.” (oleh Sonny Yuliar)
·
Tujuan Kuliah
Di akhir perkuliahan, diharapkan peserta kuliah
1.
mampu menemukenali agency dan relasi teknikal, sosial dalam
praksis di lingkungannya masing-masing, mampu memaparkan ko-evolusi
teknologi di masyarakat, dan mampu menuangkan paparannya melalui
tulisan
2.
Dengan mengambil kasus-kasus aktual, peserta diharapkan mampu
mengembangkan pemikirannya untuk menerangkan mengapa:
-
pandangan bahwa “teknologi menentukan perubahan masyarakat”
cenderung cepat diterima orang
-
banyak kegiatan pembangunan yang melibatkan implementasi
teknologi mengalami kegagalan dalam internalisasi kultural, dalam
institusionalisasi
3.
Mampu membangun pemikiran secara mandiri tentang:
-
kaidah-kaidah prinsipil dalam perencanaan, pengadaan dan
implementasi teknologi dalam kegiatan pembangunan
-
governance
teknologi di masyarakat
·
Kemampuan yang dituntut dari mahasiswa
Siap menengok kembali secara kritis konsep-konsep dan pemahaman yang
telah dimiliki; siap mencermati dan mengeksplorasi fenomena
pembangunan, untuk meraih pemahaman dan pengetahuan secara lebih
utuh, konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
·
Materi Kuliah
|
Pertemuan |
Materi |
Sumber |
|
1 |
Pengantar: Tujuan Kuliah, Metode Belajar, Sistem
Penilaian |
- |
|
|
|
2
3
4
5 |
·
Makna teknologi sebagai: obyek, kegiatan, pengetahuan
dan kehendak manusia
·
Konsep agency, action, dan
relation
·
Agency,
aksi dan relasi di ranah sosial
·
Agency,
aksi dan relasi di ranah teknikal
·
Ko-evolusi teknologi dan masyarakat
·
Rangkuman
|
|
|
Penelusuran Ko-Evolusi Teknologi dan Masyarakat |
|
6
7
8 |
Menelusuri aktor-aktor dan relasinya |
|
|
9
10
11 |
Deskripsi: Eksplorasi dan ekspansi |
|
|
12
13 |
Teori Jejaring-Aktor (Actor-Network Theory) dan
SCoT tentang agency, aksi dan relasi |
|
|
14
15 |
|
|
·
Keterangan
1.
Sistem Pembelajaran:
Kaidah yang dianut adalah “belajar melalui berinteraksi.”
Para mahasiswa umumnya telah memiliki
konsep-konsep dan pemahaman yang berkaitan dengan teknologi,
masyarakat, pembangunan, aksi, relasi, manusia dan kemanusiaan.
Melalui diskusi secara interaktif
di kelas, diharapkan konsep-konsep ini terangkat ke permukaan dan
ditinjau secara kritis, dengan mengambil kasus-kasus yang aktual
sebagai acuan dalam berdiskusi.
2.
Sistem Penilaian:
Penilaian didasarkan pada perkembangan kemampuan mahasiswa dalam
membicarakan ko-evolusi teknologi dan masyarakat dalam konteks
pembangunan, yang dipantau melalui kegiatan diskusi di kelas dan
tiga buah kertas kerja (working paper).
Alamat:
Program Magister Studi Pembangunan ITB
Jl. Ganesha 10, Bandung 40132
Telp: (022) 25344237
Telp/fax: (022) 2511828
HP: 081573710364
spitb@melsa.net.id |